Piece of Love part 1

Standar

Cast : TVXQ Member, Super Junior Member and Ryou Seiya (Me)

Genre : Romance

Author : Dhinie Reo Kazuya Leeuheta

Publish : facebook.com/dhiniELFs.cassieJSHL

mian kl ceritanya ngebosenin… tapi d baca ia…. cz  ini cerita pertama yg saiia buat *ga’ nanya*,, ceritany udh saiia rombak2 lagi,, jd ga’ trlalu sama dengan cerita sblmny yg saiia buat di notes… saiia berinisiatif membuatnya menjadi sebuah FF dan se-geje-gejenya… wkwkwkw
Siap-siap bawa kantong kresek yakss.. hohohohoho

Haiiyukk d mulai… >>>>>

“ Cinta tak lebih dari seloyang cake yang hangat dan nikmat disantap,namun hanya sesaat sebelum menjadi dingin dan bahkan membasi”.

Ryou suka menulis puisi,ia suka membaca novel romantis dan duduk-duduk diteras rumah menikmati senja turun ke bumi. Namun lebih dari segalanya Ryou suka membuat kue. Bila ia sudah berada didapur, dengan celemek dan sarung tangan bola2 ungu kesayangannya. Ryou merasa seakan dirinya seorang pelukis bertemu dengan vas.  Sehingga ia tidak pernah melihat dibalik jendela selalu ada seseorang yang memperhatikannya.

“ Hmm, Cooking chocolate… telur…” ryou sibuk memeriksa lemari es di dapur. Tangannya menggenggam secarik memo berwarna pink yang disampaikan ajummanya. Didaftar nomor satu tertera brownies, kemudian disusul dengan pudding jeruk ,lapis lengit keju dan roti isi sarden . semua untuk pesta ulang tahun yoochun,anak tante chulle tetangganya yang juga teman dekat bundanya (teukie eomeoni).

“ untuk hari selasa bisakan sayang? Tante ingin yang se-enak mungkin untuk ultah micky”.ucap tante chulle
“ Tenang saja tante, Ditanggung nyam-nyam dech”. kata ryou penuh semangat karena Ini job pertamanya.

“Ah… senangnya hatiku” ryou jadi senyum2 sendiri,membuat jaejoong ajumma yg baru masuk dari pintu belakang menjadi heran. Di tangan jaejoong ajumma menyodorkan sebuah bingkisan cokelat yg segera diserahkan untuk ryou.

“ Didepan ada cokelat”. lapornya

Senyum2 menggoda atau meledek ?? entahlah yang jelas ryou sangat terkejut dengan bingkisan cokelat yang diberikan jaejoong ajumma  kepadanya. Cokelat buatan sendiri itu dibungkus dalam kemasan unik berwarna ungu,dengan pita ungu dan kartu kecil berwarna ungu. Diatasnya tertulis sebait puisi:
“ kamu bilang,, cinta seperti cake yang hangat dan akan mendingin dan membasi. aku bukan brownies, bukan juga kue kering yang menjadi tidak enak dimakan setelah dibiarkan begitu lama. cintaku padamu tidak akan mendingin dan basi”.

Wieh gombal, ryou menjerit sebal. Tapi cukup didalam hati sebab jaejoong ajumma masih berdiri didekatnya dengan penuh minat. Deretan cokelat putih disusun disana memang tampak lezat. Dan ryou  lebih penasaran dengan isi cokelat daripada sang pengirim.

“ untung saya keluar, klo enggak bisa meleleh dong cokelatnya”. Kata jaejoong ajumma sambil mengambil cokelat yg disodorkan ryou.

“ uhm…Meleleh ya?”. ryou mengulum cokelat dengan penuh minat. Ya meleleh…benak ryou segera menemukan sebait puisi baru untuk diary ungunya :
cinta seperti butiran-butiran cokelat putih yang lezat,indah dan manis menggoda sebelum panas datang melelehkan, yang akan mengacaukan bentuk dengan ketidak pastian”.

****
Pagi-pagi sekali, ryou tanpa berganti pakaian tidurnya, kemudian langsung menuju dapur dan segera mengenakan celemek untuk memasak.
saat mengambil krim cokelat yg akan dituangkan keatas brownies buatannya, ryou sekali lagi memeriksa pudding jeruk yang telah dingin. Tinggal ditaburi sekaleng buah cocktail yang dibeli ajummanya kemarin disupermarket.

“Ah”.. ryou jadi teringat sebungkus cokelat hitam yang kembali ditemukan ajummanya ditempat surat. Terdapat deretan cokelat disana yang di bungkus dari kertas daur ulang berwarna ungu,tampak lebih cantik dan menggiurkan sebelumnya tapi sungguh ryou tak percaya tidak menemukan sebait puisi balasan dari si pengirim yang pastilah seorang namja…habisnya siapa lagi sich yang bisa membuat puisi senorak itu kalau bukan seorang namja???

ryou melanjutkan mengoles krim cokelat ke brownies itu. Sambil mengocok telur, ryou memikirkan sepupu changmin yang di jodohkan kepadanya. Padahal sepupu changmin itukan sudah kuliah. ryou sering mendengar yunho  abangnya meledek temannya yang punya pacar anak  SMA. jadi paling-paling dia hanya dianggap anak kecil saja oleh sepupu changmin si entah-siapa-namanya.

“aku tidak ingin pacaran”. tekat ryou. tangan kirinya perlahan-lahan memasukkan bubuk cokelat kedalam mangkuk.

“ Cinta sama saja dengan cokelat yang masuk ke mulut, manis sesaat, sebelum kemudian meninggalkan rasa pahit di lidah”.

ketukan pintu dapur membangunkan ryou dari lamunannya. shindong ajussi , supir dari rumah sebelah berdiri disana. ditangannya menggengam sebuah buket bunga disatukan oleh plastic warna bening. Ada surat ungu dengan secarik kertas didalamnya :
“ tak heran kamu suka memasak, kamu manis dan renyah seperti pie apple, halus dan lembut bagai pudding favoriteku… makanan menggoyang lidahku, tapi kamu menggoyangkan hatiku”.

******

Pukul 4 lewat enam, ryou  siap dengan kue-kuenya.
Changmin dan shindong ajussi datang untuk membantu ryou mengantarkan kue kerumah tante chulle.
Ruang pesta telah penuh teman-teman cilik micky. ada yg sedang bermain, beberapa mengerumuni sebuah meja dimana makanan dan minuman tersusun rapi.

“ Mbak boleh minta kuenya nggak?”. Tanya Kibum dengan Killer Smilenya.
“ itu kue Tart-nya mbak ?”.Tanya Kyuhyun sambil Menunjuk potongan brownies yang dihiasi krim gula warna-warni.
“ ya… enggak tiup lilin donk”. seru eunhyuk yang tiba-tiba ada dibelakang ryou.
“ tiup lilin-nya nanti. Sekarang main dulu ya, nanti pasti ada koq kue tart-nya”. bujuk suara lain di belakang ryou.

Ryou menegakan telinganya ,ia pernah mendengar suara yang sama ketika menelpon tante chulle beberapa hari yg lalu. Waktu itu suara itu gugup setelah ia menyebutkan namanya. Kini si pemilik suara malah berdiri tegak sambil mengamati meja hidangan disebelah  ryou. Tangannya yang kurus panjang mengambil sehelai tissue dan mengapit sepotong. ryou tidak tahan untuk melihat, ternyata namja itu tengah memandangnya, tubuhnya tinggi,sehingga ryou harus melihat keatas agar dapat menatap matanya yg cokelat bening.

” RYOU~aa”. tegurnya tidak malu-malu
” Junsu Imnida,, Hyung-nya Micky ”

Ryou mengangguk.. entah mengapa ia tidak sanggup beralih dari pandangan mata junsu yg cokelat bening.

“ JUNSU~aa”. teriak Changmin ,sebelah matanya mengedip pada ryou.
“ Tolong dorong meja kue ULTAH donk, anak-anak kecil pada penasaran tuh, mereka ingin lihat kue ultahnya”. ucap changmin

“ Sebentar ya ryou”. Cepat-cepat junsu menyebrangi ruangan, memasuki pintu dapur. Meninggalkan changmin dan ryou.

“ Gimana ?? gantengkan sepupuku”. Changmin bertanya dengan penuh semangat. Ryou hanya diam…

>>>>

Pesta telah berakhir,sisa-sisa kertas Krep bersama balon yang menghiasi ruangan diturunkan, Gelas2,piring-piring kue sisa-sisa kue yang tidak dihabiskan telah dibersihkan.

Disofa ruang tengah, tante chulle  menyelipkan amplop berwarna ungu ketangan ryou.

“ makasih ya,kue-kuemu enak”. Puji tante chulle
“ sama-sama tante, ryou juga makasih banget”. ucap ryou malu-malu

ryou kemudian duduk. dipandanginya amplop ungu ditangannya, rasanya ia tidak asing lagi dengan amplop ungu itu… ia pernah melihat amplop yang sama. tapi di mana ya ???

“ Ryou~aa”. Changmin menyodorkan diary ungu yang telah selesai di bacanya… Ryou biasa menulis puisi di diary ungu dan ia selalu meminta saran dengan changmin sahabatnya dari kecil…

“ Aku tadi kerumah ambil itu”. rumah changmin terletak tepat di sebelah rumah tante chulle.

Diary ungu itu kelihatan tebal dari biasanya. ryou membukanya hendak menyelipkan amplop honornya di sana. Tetapi dengan cepat changmin mencegah.

“ ryou,,,  junsu minta tolong supaya diary ini baru kamu buka nanti malam. Tolong ya ?”.

*******

Cahaya lampu taman yang bertebaran, sayup-sayup menembus tirai jendela kamar ryou yang tipis, memberikan secercah cahaya, karena lampu telah di padamkan.

ryou berbaring meringkuk di balik selimut tipis yang menutupi tubuhnya. Ia belum tertidur, sebab benaknya masih di penuhi baris demi baris kata dari surat yang selesai di bacanya.

Dear ryou :
ryou,,, kalau kamu membaca surat ini saya telah berada di bandara dalam perjalanan kembali ke Korea. Saya akan pulang saat liburan. Kita akan bertemu lagi..bisakah ??
saat itu apa nanti jawabanmu ??  Saya memang tidak menjanjikan apa-apa, tapi saya ingin kamu tau, saya bukan kue yang dapat membusuk oleh waktu dan coklat yang mudah di lelehkan oleh apapun …KIM JUNSU…


TO BE CONTINUE

KIM JUNSU

SUPER JUNIOR


TVXQ


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s